PEREMPUAN PERIKSA FAKTA (Sebuah Catatan Setelah Mengikuti Webinar Bersama MAFINDO)
- Aksara Loka

- Feb 5, 2021
- 2 min read
Hai, kali ini aku ingin bercerita tentang Webinar yang siang sampai sore ini aku ikuti, judul webinarnya adalah Perempuan Periksa Fakta, yang diadakan oleh MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia). Adapun narasumber dari Webinar ini adalah Mbak Silmi Novita Nurman, relawan MAFINDO Padang, dan Mas Adi Syafitrah, seorang fact checker senior MAFINDO, dan dipandu oleh Mbak Rahmah Annisa, fact checker junior MAFINDO.
Bagi para perempuan, pasti sangat penasaran dan tertarik dengan judul Webinar ini dong, karena akupun begitu. Seperti pendaftaran Webinar pada umumnya, aku mendaftar dengan mengisi tautan google form yang ada, kemudian aku masuk pada grup yang dituju. Senangnya adalah, pelatihan ini benar-benar gratis. Pemaparan dari Mbak Silmi dan Mas Adi sangat mudah dipahami, dan didukung dengan PPT yang menarik, sehingga membuat after effect yang mengena banget untukku pribadi.
Kita balik ke Perempuan Periksa Fakta yuk. Kenapa mesti perempuan sih? Ternyata, karena perempuan dianggap lebih emosional apalagi bila menyangkut ranah pribadinya. Menurutku emosionalnya perempuan juga ada baiknya, loh. Karena, dengan emosi dan psikis perempuan yang lebih sensitif, akan membuat perempuan lebih peka dan protektif terhadap apapun, terlebih bila menyangkut sekitar dan yang mereka sayangi. Namun, lagi-lagi masih ada hal yang membuat perempuan sangat perlu mengikuti pelatihan sejenis ini, karena ada beberapa hal yang membuat perempuan mudah sekali terpapar hoax:
1. Psikis dan emosi perempuan yang kadang dinilai berlebihan bila menyangkut ranah pribadinya.
2. Kurangnya literasi digital bagi perempuan. Biasanya, karena perempuan terlalu disibukkan urusan domestik, hingga tidak punya banyak kesempatan untuk ini.
3. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran perempuan akan hoax.
4. Lemahnya kemampuan perempuan dalam memverifikasi informasi.
5. Perempuan terkesan suka latah dan ikut-ikutan.
6. Sifat perempuan yang Ingin menciptakan image/personal branding, agar dilihat wow atau wah, dengan cepat-cepat share sesuatu, tanpa sempat memeriksa kebenaran informasi itu.
Sedih kan ya, menemukan para perempuan, sekolah utama bagi anak-anak masih sangat mudah terpapar hoax. Eits, tapi pada Webinar ini, Mbak Silmi membagikan tips sederhana agar terhindar dari hoax, baca sampai akhir ya, jangan sampai di skip, karena ini penting sekali untuk kita semua.
9 Tips agar terhindar dari hoax dari Mbak Silmi:
1. Bangun sikap kritis (critical thinking)
2. Perhatikan URL-nya (perhatikan link nya, apakah www.(***).com/blog/wordpress/medium. Yang terpercaya biasanya dengan domain www.(***).com)
3. Pastikan judul dan isinya berhubungan (mengingat fenomena klik bait. biasanya judulnya bombastis tapi tidak sesuai dengan isinya)
4. Periksa waktu pemberitaan
5. Periksa foto dan video yang disematkan
6. Teliti sumber asli
7. Bandingkan dengan sumber lain
8. Kritis terhadap bias dan framing
9. Tidak ikut menyebarkan berita yang terbukti tidak benar
Nah, adapun untuk teknik cek fakta yang disampaikan oleh Mas Adi Syafitrah, akan aku tulis di next artikel ya. So, stay tune on my blog guys.
Ungaran, 5 Februari 2021





Comments